Artikel Kesehatan

Kekurangan Vitamin C Bisa Mempengaruhi Otak Bayi Yang Akan Lahir

BagikanShare on Facebook4Tweet about this on TwitterShare on Google+5

Vitamin c | ibu hamilKurangnya asupan nutrisi yang baik, terutama kekurangan vitamin C pada wanita hamil bisa menyebabkan kerusakan permanen pada otak bayi yang belum lahir. Para ilmuwan dari Universitas Copenhagen baru saja menerbitkan beberapa kesimpulan penelitian yang menggelisahkan pada jurnal ilmiah PLOS ONE, menyebutkan bahwa hal tersebut bisa terjadi.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Jens Lykkesfeldt mencatat bahwa kekurangan vitamin C adalah bukan hal yang luar biasa. Bahkan, studi populasi menunjukkan, antara 10 hingga 20 persen dari seluruh orang dewasa di negara maju menderita kekurangan vitamin C.

Lykkesfeldt dan rekan-rekannya mencapai kesimpulan mereka dengan mempelajari tikus belanda (marmut) yang hamil dan anak-anaknya karena hewan pengerat ini ada kesamaan dengan manusia. Ketika marmut-marmut dari ibu yang kekurangan vitamin C lahir, para peneliti membagi bayi-bayi tersebut menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberikan suplemen vitamin C, namun ketika anak-anak marmut tersebut berumur dua bulan (usia yang sama dengan remaja manusia) tidak ada perbaikan pada kerusakan otak mereka.

Para ilmuwan sedang mempelajari bagaimana awal kehamilan yang kekurangan asupan vitamin C berpengaruh pada perkembangan janin. Sejauh ini, tambahan percobaan pada marmut menunjukkan dampak negatif dari kuranganya vitamin C di awal kehamilan. Walaupun studi mereka hanya melibatkan hewan, namun para ilmuwan percaya bahwa temuan mereka memiliki pengaruh penting pada manusia dan mereka akan memfokuskan pada gaya hidup dan asupan nutrisi ibu hamil selama proses kehamilan.

Status Ekonomi Sangat Berpengaruh

Menurut Profesor Lykkesfeldt, orang-orang dengan status ekonomi rendah yang cenderung makan makanan yang tidak sehat dan bahkan juga merokok, sering kekurangan vitamin C. Anak-anak mereka akan berisiko terlahir dengan potensi memori yang kurang berkembang. Anak-anak tersebut mungkin akan mengalami masalah belajar, dan jika dilihat dalam konteks sosial, mereka cenderung lebih sulit untuk keluar dari lingkungan di mana mereka dilahirkan.

Oleh karena itu, Profesor Lykkesfeldt menyarankan agar wanita hamil tidak merokok, makan makanan bergizi, dan mengonsumsi multi-vitamin yang mengandung vitamin C.

Artikel Kesehatan | NaturalNews | image : optimumchoiches.com

BagikanShare on Facebook4Tweet about this on TwitterShare on Google+5
Tanggal Publikasi November 23, 2012
Label
Kata kunci makanan untuk otak bayi, janin kekurangan vitamin c, kekurangan vitamin c pada ibu hamil menyebabkan