ArtikelKesehatan99.com - 99% Artikel Kesehatan | Kesehatan | Tips Kesehatan
Artikelkesehatan99.com - 99% Artikel Kesehatan
Artikelkesehatan99.com - 99% Artikel Kesehatan

BPOM Temukan 48 Kosmetik Yang Mengandung Bahan Berbahaya

Kosmetik berbahayaAK99 – Kosmetik sering digunakan wanita untuk mempercantik diri dari luar, namun tidak semua kosmetik yang beredar di pasaran, aman digunakan. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang diutarakan oleh Lucky S. Slamet, Kepala Badan POM,  pada 27 Desember 2012, terdapat 48 kosmetik yang mengandung bahan berbahaya. Penggunaan bahan berbahaya merkuri, hidrokinon, dan pewarna yang dilarang terdapat pada 48 kosmetik tersebut.

Hasil temuan tersebut berdasarkan pada pengawasan yang telah dilakukan oleh Badan POM, yang mana umumnya terdapat pada kosmetik pemutih kulit. Efek yang ditimbulkan pada penggunaan bahan berbahaya tersebut dapat memicu kanker kulit. Oleh karena itu, ditegaskan kembali oleh Lucky bahwa masyarakat dilarang untuk menggunakan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya tersebut.

Beberapa kosmetik yang mengandung bahan berbahaya

Disebutkan pula oleh Badan POM, beberapa kosmetik yang mengandung bahan berbahaya tersebut, antara lain: Izuoca Eye Shadow, Pond’s Beauty Care Make Up, Feves Color Cream, Pund’s Lip Beauty Moisture, Tiannuo Lipstick Paris, Tailaimei Make Up Kit, Vayala Daily Cream, Vayala Nightly Cream, Klip 80’s Day Cream, Klip 80’s Night Cream, Racikan Walet Putih, Pemutih Sejuta Bintang, Pemutih Dokter, Night Cream Small, Walet Day Cream, Lien Hua Night Cream, Lie Che Day Cream.

Beberapa kosmetik yang ilegal berasal dari Cina, Malaysia, dan Thailand

Beberapa kosmetik yang ilegal atau tanpa izin edar dari Badan POM berasal dari Cina. Sering terjadi kecurangan yang dilakukan oleh produsen atas kosmetik yang telah mendapat izin edar dari Badan POM. Kecurangan yang dilakukan oleh produsen adalah dengan menambah bahan berbahaya pada kosmetik yang telah memiliki izin edar tersebut, kemudian dijual dipasaran. Oleh karena itu, Badan POM menindak lanjuti dengan membatalkan izin edar, menarik produk kosmetik tersebut dari peredaran dan kemudian dimusnahkan.

Selain dari Cina, menurut Sukiman Said Umar, Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen Badan POM, terdapat juga kosmetik dari Thailand dan Malaysia yang mengandung bahan tersebut dan banyak diminati oleh masyarakat. Kosmetik tersebut diminati masyarakat karena dapat memutihkan kulit dan harganya relatif murah.

BPOM terus melakukan pengawasan secara intensif

Pengawasan akan terus dilakukan oleh Badan POM dengan mengambil sampel produk di pasaran secara intensif. Menurut Lucky, hal ini terbukti efektif, terlihat dari menurunnya produk kosmetik yang menggunakan bahan berbahaya dari tahun ke tahun. Dari data yang didapatkan pada tahun 2008 jumlah temuan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya terdapat 3,19%; tahun 2009 ditemukan 1,49%; tahun 2010 terdapat 0,86%; tahun 2011 jumlah temuan menjadi 0,70% dan pada tahun 2012 terdapat 0,42% jumlah temuan. Pengawasan akan terus dilakukan oleh Badan POM agar tidak terjadi peningkatan produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya tersebut. Sehingga masyarakat dapat menggunakan produk kosmetik yang aman yang telah memiliki izin edar.

Artikel Kesehatan | Tempo | foto : femaletrend.com

: Wednesday, January 9th, 2013
: , , , ,
: kosmetik berbahaya menurut bpom, badan pom kosmetik, cream shanaya berbahaya, Kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, cream klip, kosmetik thailand, daftar pemutih wajah berbahaya 2013, klip kosmetik, bedak berbahaya, cream wajah yang aman menurut bpom
Segala informasi yang ada di situs ini disediakan hanya sebagai referensi/rujukan saja dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat profesional. Artikelkesehatan99.com tidak bertanggung jawab atas penggunaan dan penyalahgunaan materi yang ada di situs ini. Semua merek dagang, merek dagang terdaftar, dan servicemarks yang disebutkan di situs ini adalah milik masing-masing pemiliknya.
Close
Selamat datang di Artikelkesehatan99.com
"Kesehatan tidak akan dihargai sampai suatu penyakit datang"
Thomas Fuller

"Kesehatan adalah keadaan di mana untuk katakan tidak pada obat"
W. H. Auden

..:: Kunjungan dan 'Like' anda sangat berarti buat kami ::..